Rabu, 21 Mei 2014

Wedang Ronde

 
Wedang Ronde (atau sering disingkat hanya "ronde") merupakan minuman tradisional asli dari Jawa selain jamu dan dawet. "Wedang" dalam Bahasa Jawa berarti "minuman". Sedangkan Ronde adalah adonan khusu yang terdiri dari campuran tepung beras dan gula merah berbentuk bulatan-bulatan dan dibagian dalamnya berisi kacang yang dihancurkan. Untuk membentuk Wedang Ronde, adonan ronde ini dicelupkan ke dalam air jahe yang masih panas
Dua komponen tersebut (air jahe dan ronde) adalah bahan utama pembentuk Wedang Ronde. Meskipun demikian Anda dapat menambahkan bahan lain untuk menambah aroma dan penampilan seperti kolang kaling, irisan roti berbentuk dadu, atau kacang tanah. Air jahe dibuat dengan cara merebus jahe yang dihancurkan, gula merah (atau gula kelapa) dan daun sereh hingga mendidih Setelah itu, adonan Ronde dicelupkan dalam air jahe tersebut hingga mengapung.
Wedang Ronde biasanya disajikan dalam mangkuk kecil berukuran kurang lebih 250-500 ml. Wedang Ronde sangat cocok di konsumsi saat cuaca dingin atau musim penghujan. Dengan mengkonsumsi Wedang Ronde, sekujur badan, terutama tenggorokan, dada dan perut terasa sangat hangat. Selain itu, wedang ronde juga sangat begus untuk kesehatan dan meningkatkan stamina.
Wedang Ronde sangat mudah di temui di kota Semarang. Anda dapat dengan mudah menemukan minuman tradisional ini di sekitar Simpang Lima, Tugu Muda, Jl Pahlawan, dan warung-warung yang menyediakan minuman tradisioanal dengan harga yang sangat murah, sekitar Rp.2500 - Rp 5.000,-. Salah satu warung yang terkenal dengan Wedang Ronde-nya adalah Istana Wedang, yang berlokasi di Jl Pemuda no 121. Selain Wedang Ronde, di warung ini juga menyediakan banyak minuman tradisional lain seperti Wedang Jahe, Wedang Tape, dll.

 http://visitsemarang.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar